Berita  

Top Tokoh membantu Mahfud untuk mempersiapkan diri dalam perdebatan ekonomi

Menjelang Debat Cawapres Pemilu 2024 pada Jumat (22/12/2023) malam, perhatian tertuju pada Mahfud MD yang akan tampil di Jakarta Convention Center (JCC) bersama dua cawapres lain, A. Muhaimin Iskandar dan Gibran Rakabuming Raka. Bukan sekadar adu gagasan, forum ini menjadi panggung penting untuk menguji sejauh mana Mahfud mampu menjawab isu-isu ekonomi yang menjadi sorotan publik.

PPP Yakin Mahfud Tak Akan Gagap di Isu Ekonomi

Partai Persatuan Pembangunan (PPP), salah satu pengusung pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md, menyatakan keyakinannya bahwa Mahfud bisa tampil memikat dalam debat tersebut. Tema yang diangkat memang tidak ringan: ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, pajak, tata kelola APBD dan APBN, investasi, perdagangan, infrastruktur, hingga perkotaan.

Di tengah anggapan sebagian kalangan yang meragukan kapasitas Mahfud di bidang ekonomi, kubu pendukung justru menilai sebaliknya. Menurut mereka, Mahfud bukan sosok yang asing dengan persoalan ekonomi, baik di level makro maupun mikro.

Optimisme dari Kubu Pendukung

Achmad Baidowi menegaskan keyakinannya bahwa Mahfud memahami persoalan ekonomi secara cukup mendalam. Pandangan serupa juga disampaikan Michael Sianipar, yang optimistis cawapres nomor urut 3 itu bisa menunjukkan performa yang solid pada debat malam nanti.

Meski kepakaran Mahfud selama ini lebih lekat dengan hukum tata negara, para pendukungnya menilai bekal pengetahuan yang ia miliki tetap relevan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ekonomi yang akan muncul di panggung debat. Karena itu, debat di JCC dipandang bukan hanya soal retorika, melainkan juga soal kemampuan menjelaskan isu-isu teknis dengan bahasa yang meyakinkan.

Panggung Penentu di Jakarta Convention Center

Debat cawapres kali ini menjadi salah satu momen krusial dalam kontestasi Pilpres 2024. Dengan tema yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat, penampilan para kandidat akan disorot tajam, terutama saat membahas anggaran negara, investasi, dan arah kebijakan ekonomi ke depan.

Bagi Mahfud, panggung ini menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya bukan hanya dikenal sebagai figur hukum, tetapi juga mampu berdiri sejajar dalam perdebatan soal ekonomi yang selama ini menjadi perhatian utama pemilih.