Pemerintah Provinsi Papua menaruh perhatian besar pada satu hal yang dinilai paling menentukan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara: keamanan. Di wilayah perbatasan, faktor ini dianggap bukan sekadar pelengkap, melainkan syarat utama agar arus wisata lewat Pos Lintas Batas Negara (PLBN) terus tumbuh dan memberi dampak bagi daerah.
PLBN Skouw Jadi Pintu Masuk yang Terus Bergerak
Pelaksana Tugas Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Masyarakat Setda Provinsi Papua, Suzana Wanggai, menyebut kunjungan wisatawan asing, khususnya dari Papua Nugini (PNG), melalui PLBN Skouw masih menunjukkan tren yang baik. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) setempat, jumlah kunjungan wisatawan asal PNG pada Januari 2024 tercatat 8.123 atau 98,47 persen.
“Kunjungan wisatawan asal PNG melalui PLBN Skouw tercatat sebanyak 8.123 atau 98,47 persen pada Januari 2024,” kata Suzana Wanggai di Jayapura, Minggu (10/3/2024).
Angka Turun, Pemerintah Tetap Lihat Potensi Besar
Meski angka tersebut masih tinggi, jumlahnya memang turun dibandingkan Desember 2023 yang mencapai 11.444 kunjungan. Penurunan itu setara 27,88 persen. Namun, Pemprov Papua belum melihat kondisi ini sebagai kemunduran yang mengkhawatirkan, melainkan sebagai sinyal bahwa promosi dan kegiatan di kawasan perbatasan perlu diperkuat.
Suzana mengatakan pemerintah daerah akan menggelar berbagai ajang di wilayah perbatasan untuk menarik lebih banyak wisatawan mancanegara masuk ke Papua melalui PLBN Skouw. Langkah itu diharapkan bisa menjaga ritme kunjungan sekaligus memperluas minat wisatawan dari luar negeri.
Imbauan Jaga Kondusivitas di Papua
Selain wisatawan dari PNG, pada Januari 2024 juga tercatat kunjungan dari Malaysia sebanyak 71 orang dan Filipina 17 orang. Dari kawasan lain, ada 116 kunjungan dari Asia, tiga dari Eropa, tujuh dari Amerika Serikat, serta 8.138 dari kawasan Oceania.
Menurut Suzana, data tersebut menunjukkan Papua tetap memiliki daya tarik di mata wisatawan asing. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk terus menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Bagi Pemprov Papua, stabilitas keamanan menjadi fondasi agar kunjungan wisatawan ke daerah ini tidak hanya bertahan, tetapi juga meningkat dari waktu ke waktu.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News












