WIMBLEDON — Laga semifinal tunggal putri Wimbledon 2024 antara Jasmine Paolini dan Donna Vekic layak disebut sebagai salah satu pertandingan paling menguras emosi di turnamen tahun ini. Di Centre Court, AELTC, Wimbledon, Kamis (11/7) malam WIB, dua petenis berusia 28 tahun itu saling memaksa batas hingga 171 menit sebelum Paolini akhirnya keluar sebagai pemenang.
Pertarungan Panjang di Centre Court
Paolini sempat berada dalam posisi tertinggal setelah kehilangan set pertama 2-6. Namun, petenis Italia itu tidak kehilangan ritme dan berhasil membalas di set kedua dengan skor 6-4. Ketegangan memuncak pada set penentuan, yang harus diselesaikan lewat tie break. Di momen krusial itu, Paolini menutup laga dengan kemenangan 7(10)-6(8) atas Vekic.
Sepanjang pertandingan, suasana di Centre Court terasa hidup. Setiap poin penting dari kedua pemain disambut tepuk tangan panjang penonton. Komentator pun berulang kali menyoroti kualitas duel ini sebagai semifinal tunggal putri yang luar biasa di Wimbledon 2024.
Paolini Ukir Sejarah untuk Italia
Kemenangan ini bukan sekadar tiket ke final. Paolini juga mencatat sejarah sebagai tunggal putri Italia pertama yang menembus final Wimbledon. Pencapaian tersebut menambah daftar prestasi yang sudah ia ukir di level Grand Slam pada musim ini.
“Ini pertandingan yang kuat. Kami mengeluarkan semua kemampuan. Saya merasa bangga bisa bermain di depan Anda (penonton di Wimbledon) seperti ini. Saya yakin, keluarga saya tidak nyaman melihat pertandingan seperti ini,” ujar Paolini on court seusai pertandingan.
Rekor Baru dalam Satu Musim Grand Slam
Dengan lolos ke final Wimbledon 2024, Paolini juga menorehkan rekor penting di nomor tunggal putri level Grand Slam. Dalam satu musim yang sama, ia berhasil mencapai final Roland Garros dan Wimbledon, sebuah pencapaian yang menegaskan konsistensi sekaligus ketangguhannya di panggung terbesar tenis dunia.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News












