Berita  

Polisi Kembali Menemukan 10.000 Tanaman Ganja di Lereng Gunung Semeru

LUMAJANG — Penyisiran polisi di lereng Gunung Semeru kembali membuahkan temuan besar. Setelah sebelumnya mengungkap ratusan batang ganja, Polres Lumajang kini menemukan sekitar 10.000 tanaman ganja yang tumbuh di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tepatnya di Desa Argosari, Kecamatan Senduro.

Temuan Berlapis di 16 Titik

Kapolres Lumajang AKBP M Zainur Rofik mengatakan, ribuan tanaman itu tersebar di 16 titik berbeda. Temuan tersebut merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya, sehingga petugas kembali turun ke lokasi pada Jumat (20/9) untuk melakukan penyisiran lanjutan.

“Ini penyisiran dari tindak lanjut kasus sebelumnya, kalau dihitung kurang lebih sekitar 10.000 batang,” ujar Rofik. Selain tanaman yang masih hidup, polisi juga menemukan ganja kering dengan berat sekitar 10 kilogram.

Disamarkan di Tengah Semak dan Pepohonan

Menurut Rofik, pola tanam yang digunakan pelaku memang dibuat agar sulit terdeteksi. Ganja tidak ditanam dalam satu hamparan besar, melainkan dipisah menjadi petak-petak kecil yang tersebar di area lereng. Cara ini diduga dipilih untuk mengelabui petugas dan menyulitkan pemantauan dari luar.

“Pelaku menggunakan pola tanam yang tidak biasa karena menanam ganja di tengah pepohonan dan semak belukar sehingga tidak mudah diketahui oleh petugas,” katanya. Lokasi itu juga berada di jalur yang tidak lazim dilalui masyarakat umum, sehingga semakin menyamarkan keberadaan tanaman tersebut.

Penyisiran Masih Berlanjut

Polisi memastikan pencarian belum selesai. Luasnya kawasan membuat petugas masih membuka kemungkinan adanya titik lain yang belum terpantau. Meski begitu, Rofik berharap temuan kali ini menjadi yang terakhir dalam rangkaian pengungkapan di kawasan tersebut.

“Mudah-mudahan temuan itu yang terakhir dan tidak ada lagi. Namun, kami tetap melanjutkan penyisiran karena melihat luas kawasan kemungkinan masih ada,” tuturnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News