Berita  

BAIC Indonesia Dukung DEXC Racing Team di AXCR 2026: Wawasan Terbaru

BAIC Indonesia mengambil langkah baru di dunia balap reli dengan menggandeng DEXC Racing Team untuk tampil di ajang internasional AXCR (Asia Cross Country Rally) 2026. Kolaborasi ini bukan sekadar dukungan sponsor, melainkan juga ajang pembuktian ketangguhan BAIC BJ40 PLUS yang akan digunakan tim setelah dimodifikasi sesuai kebutuhan kompetisi.

BAIC BJ40 PLUS Siap Hadapi Medan AXCR

AXCR dikenal sebagai salah satu reli lintas alam paling menantang di Asia Tenggara. Ajang ini berada di bawah sertifikasi FIA dan sudah digelar setiap tahun sejak 1996. Medan yang dihadapi peserta pun jauh dari kata ringan, mulai dari hutan, rawa, sungai, hingga lintasan berlumpur yang menguji konsentrasi dan ketahanan kendaraan.

Chief Operating Officer BAIC Indonesia, Dhani Yahya, menyampaikan kebanggaannya atas keterlibatan BAIC dalam proyek ini. Ia menegaskan bahwa produk BAIC sebelumnya telah teruji di berbagai ajang reli kelas dunia, sehingga kerja sama dengan DEXC Racing Team menjadi kelanjutan dari reputasi tersebut.

Ajang Uji Ketahanan, Bukan Sekadar Balapan

AXCR bukan hanya soal kecepatan. Setiap peserta dituntut menjaga konsistensi selama 6 hingga 10 hari lomba, dengan jarak tempuh yang bisa mencapai 2.000 km sampai 4.500 km. Dalam kondisi seperti itu, kemampuan mengemudi, navigasi, kerja sama tim, dan daya tahan kendaraan menjadi faktor penentu hasil akhir.

Karena karakter lintasannya yang berubah-ubah setiap tahun, reli ini selalu menghadirkan tantangan baru bagi para peserta. Itulah sebabnya partisipasi BAIC Indonesia bersama DEXC Racing Team dipandang sebagai langkah strategis untuk menunjukkan kemampuan kendaraan mereka di panggung yang lebih besar.

Target Bawa Nama Indonesia ke Panggung Internasional

Melalui kolaborasi ini, BAIC Indonesia berharap DEXC Racing Team bisa membawa nama Indonesia lebih jauh di kancah motorsport internasional. Di sisi lain, keikutsertaan BJ40 PLUS dalam AXCR 2026 juga menjadi pembuktian langsung bahwa kendaraan BAIC memiliki daya saing untuk menghadapi reli ekstrem tingkat dunia.