Satpol PP Jakbar Sita Ribuan Butir Obat Terlarang: Berita Terbaru

Jakarta Barat kembali jadi sorotan setelah Satpol PP setempat mengungkap hasil penertiban peredaran obat terlarang yang menyasar toko obat hingga penjual eceran di pinggir jalan. Sepanjang Januari sampai Mei 2025, petugas mengamankan 8.883 butir obat terlarang dari 12 toko dan penjual obat yang beroperasi di sejumlah titik.

Ribuan Butir Obat Diamankan dari Razia Berlapis

Dalam operasi yang digelar selama lima bulan itu, Satpol PP Jakarta Barat tidak hanya menyisir toko obat di kawasan permukiman, tetapi juga menindak penjual yang berjualan di tepi jalan. Salah satu penindakan terjadi di Jalan K.S Tubun, Palmerah, saat petugas menangkap beberapa pria yang kedapatan menjajakan obat terlarang jenis tramadol dan eksimer.

Para pelaku bersama barang bukti kemudian dibawa ke kantor Satpol PP Jakarta Barat untuk diproses lebih lanjut dan menjalani pembinaan di panti sosial. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penertiban yang menargetkan jalur distribusi obat-obatan tanpa izin yang kerap menyasar masyarakat secara terbuka.

Sanksi Penutupan Menanti Toko Tanpa Izin

Kepala Satpol PP Jakarta Barat, Agus Irwanto, menegaskan bahwa toko obat yang terbukti menjual obat tanpa izin akan dikenai sanksi tegas berupa penutupan sesuai Perda No 4 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Ia merujuk pada Pasal 57 yang melarang setiap orang atau badan mendistribusikan persediaan farmasi tanpa izin.

Agus juga menekankan bahwa pengawasan akan terus diperketat karena obat-obatan terlarang seperti ini banyak disalahgunakan oleh anak-anak dan remaja. Menurutnya, penertiban bukan sekadar soal razia, tetapi juga bagian dari pencegahan agar peredaran obat berbahaya tidak terus meluas di lingkungan warga.

Pengawasan Akan Terus Diperketat

Satpol PP Jakarta Barat menyatakan operasi serupa akan tetap dilakukan untuk menekan peredaran obat terlarang yang masih ditemukan di lapangan. Dengan pola penindakan yang menyasar pedagang eceran hingga toko obat, petugas berharap jalur distribusi ilegal bisa dipersempit sebelum makin banyak menjangkau kelompok muda.

Source link