Jakarta kembali menghadapi genangan pada pagi ini. Banjir dilaporkan masih merendam 109 rukun tetangga (RT) dan tiga ruas jalan di sejumlah titik ibu kota. Meski sebagian genangan tergolong rendah, situasi ini tetap mengganggu mobilitas warga, terutama di kawasan permukiman yang sejak awal sudah terdampak hujan dan luapan air.
Genangan Masih Bertahan di Sejumlah Titik
Salah satu ruas yang tergenang berada di Jl. Adi Karya, Kel. Kedoya Selatan, Jakarta Barat, dengan ketinggian air sekitar 15 cm. Titik lain tercatat di GG. H Musanif, Kel. Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat, dengan genangan mencapai 45 cm. Di Jakarta Timur, air juga masih menutup sebagian Jl. Cipinang Indah (SMK Penabur), Kel. Pondok Bambu, dengan ketinggian sekitar 15 cm.
Kondisi ini menunjukkan banjir belum sepenuhnya surut di lapangan. Meski tinggi air di beberapa lokasi tidak terlalu besar, dampaknya tetap terasa bagi warga yang harus melintas atau beraktivitas di sekitar area terdampak.
Ratusan Warga Mengungsi ke Lokasi Aman
Selain genangan di jalan dan permukiman, data pengungsi juga terus bertambah di sejumlah lokasi penampungan. Di Aula Kantor Kelurahan Bidara Cina, tercatat 33 kepala keluarga (KK) atau 137 jiwa mengungsi. Di Masjid Jami Ittihadul Ikhwan Kampung Melayu, ada 24 KK dengan 74 jiwa.
Sementara itu, SDN 01/02 Kampung Melayu menampung 37 KK atau 119 jiwa. Pengungsian juga terjadi di Masjid Al-Hawi Cililitan dengan 3 KK dan 11 jiwa, serta di Mushala Al-Ishlah Kampus Binawan Cawang yang menampung 11 KK dan 30 jiwa. Sejumlah titik lain di Jakarta turut dilaporkan terdampak banjir.
Penanganan Masih Jadi Fokus Utama
Situasi ini kembali menegaskan bahwa penanganan banjir di Jakarta belum bisa dianggap ringan. Di tengah genangan yang masih tersisa dan warga yang harus bertahan di tempat pengungsian, kebutuhan akan koordinasi cepat antarlembaga menjadi sangat penting. Bantuan logistik, pengaturan lokasi aman, hingga pemantauan kondisi air di titik rawan masih menjadi pekerjaan utama agar warga terdampak bisa segera kembali beraktivitas dengan normal.
Source link












