Kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali bergerak di Polda Metro Jaya. Kali ini, Wakil Ketua Umum Organisasi Masyarakat Projo, Freddy Damanik, mengaku ikut dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan terkait laporan yang menyeret nama Jokowi dalam isu tersebut.
Pemanggilan Freddy Disatukan dengan Laporan Lain
Freddy menjelaskan, pemanggilan dirinya bukanlah yang pertama. Sebelumnya, ia juga sudah pernah dimintai keterangan dalam tahap penyelidikan perkara yang sama. Namun, menurut dia, pemeriksaannya kali ini digabung dengan laporan lain yang berkaitan dengan dugaan penghasutan dan sejumlah hal terkait.
Dalam keterangannya, Freddy menyebut dirinya memberikan penjelasan berdasarkan video yang beredar di media dan dikaitkan dengan kasus itu. Ia tidak merinci lebih jauh isi pemeriksaan, tetapi menegaskan bahwa proses hukum atas laporan tersebut kini berjalan dalam rangkaian yang lebih luas.
Kasus Naik ke Penyidikan
Polda Metro Jaya sebelumnya telah menaikkan laporan tuduhan ijazah palsu Jokowi dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Keputusan itu diambil setelah gelar perkara menemukan adanya dugaan peristiwa pidana. Dengan begitu, perkara tersebut resmi memasuki tahap yang lebih serius dalam proses penegakan hukum.
Freddy menilai, jika melihat mekanisme dan alur penyidikan yang sedang berjalan, penetapan tersangka dalam kasus ini tidak akan lama lagi. Meski begitu, ia tidak menjelaskan apakah ada pihak tertentu yang sudah masuk radar penyidik.
Proses Hukum Masih Berlanjut
Hingga kini, kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI itu masih terus diusut pihak berwajib. Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa penyidik telah mengumpulkan keterangan dan bukti untuk menelusuri laporan yang sebelumnya hanya berada di tahap awal. Source link












