Kasus pencurian sepeda motor di Kedoya Utara, Jakarta Barat, kini tengah menjadi perhatian polisi. Dua aksi yang terjadi di lokasi berdekatan itu sedang ditelusuri, dengan dugaan sementara mengarah pada pelaku yang sama. Aparat telah memeriksa korban dan saksi, sekaligus mengamankan rekaman CCTV dari dua titik kejadian untuk menelusuri pola aksi pelaku.
Polisi Telusuri Dua Kejadian di Lokasi Berdekatan
Kepolisian Jakarta Barat belum mengumumkan perkembangan pasti dari penyelidikan, namun langkah awal sudah dilakukan dengan mengumpulkan keterangan dari para pihak yang mengetahui kejadian. Kedua pencurian itu disebut terjadi di wilayah RT 14 RW 08 Kedoya Utara, yang jaraknya saling berdekatan.
Informasi mengenai peristiwa ini juga ramai setelah video yang diunggah akun Instagram @warga.jakbar beredar luas. Dari rekaman tersebut, terlihat bahwa dua aksi pencurian berlangsung dalam rentang waktu yang berdekatan pada dini hari.
Modus Sama, Waktu Berdekatan
Aksi pertama terjadi di Jalan Kedoya Pesing Nomor 64 sekitar pukul 03.49 WIB. Pelaku disebut menggunakan kunci pembobol berbentuk huruf T dan mengenakan jaket coklat kuning serta topi. Setelah memastikan situasi sekitar sepi, pelaku berhasil membobol motor sebelum akhirnya hilang dari pantauan kamera CCTV.
Tak lama berselang, sekitar pukul 04.40 WIB, pelaku diduga kembali beraksi di Jalan Pengairan Pesing Koneng Nomor 48 A. Modus yang digunakan serta pakaian yang dikenakan disebut serupa dengan kejadian sebelumnya, sehingga memunculkan dugaan bahwa pelaku yang terekam adalah orang yang sama.
Rekaman CCTV Jadi Kunci Penyelidikan
Hingga saat ini, polisi belum memberikan keterangan lanjutan terkait identitas pelaku maupun kemungkinan keterkaitan langsung antara dua kasus tersebut. Namun, pemeriksaan CCTV dari dua lokasi diharapkan bisa membantu mengungkap arah pelarian pelaku dan memperjelas rangkaian kejadian.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa pencurian kendaraan bermotor masih terjadi dengan pola yang cepat dan terencana, terutama saat lingkungan sedang lengang pada jam-jam rawan.
Source link












