Keluarga Hera menduga telah terjadi kelalaian atau malapraktik dalam penanganan medis terhadap Hera. Mereka merasa ada ketidaksesuaian dalam prosedur, pengawasan pasca persalinan, dan penanganan awal ketika kondisi Hera mulai memburuk. Persalinan yang seharusnya menjadi momen bahagia berubah menjadi tragedi, membuat keluarga Hera menuntut transparansi dan pertanggungjawaban dari pihak rumah sakit.
Untuk menguatkan tuntutannya, keluarga Hera sedang mengumpulkan bukti medis, rekam jejak perawatan, dan keterangan saksi guna membawa kasus ini ke jalur hukum. Mereka juga telah mengajukan pengaduan ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Kementerian Kesehatan, dan Lembaga Perlindungan Konsumen. Beberapa poin tuntutan keluarga termasuk penjelasan terbuka dari pihak RS Pondok Kopi, evaluasi medis terhadap tenaga medis yang menangani pasien, kompensasi terhadap kerugian fisik dan psikis pasien, serta jaminan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Kasus ini menyorot masalah pengawasan praktik medis dan perlindungan pasien di sejumlah rumah sakit di Indonesia. Keluarga Hera berharap kasus ini akan membawa perubahan positif dalam sistem kesehatan, sehingga kejadian tragis seperti yang menimpa Hera tidak terulang pada pasien lain di masa mendatang.












