Curah hujan meningkat secara signifikan di berbagai wilayah Indonesia pada bulan Agustus 2025, meskipun seharusnya sudah musim kemarau. Menurut Peneliti Ahli Utama dari Pusat Riset Iklim dan Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Edvin Aldrian, hal ini disebabkan oleh fenomena kemarau basah yang sedang terjadi. Kemarau basah merupakan periode musim kemarau yang ditandai dengan curah hujan yang lebih tinggi dari biasanya. Meskipun musim kemarau, curah hujan tetap cukup sering terjadi di beberapa wilayah Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) memiliki potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada Selasa, 19 Agustus 2025. Prediksi cuaca ini didasarkan pada data terbaru yang diperbarui oleh BMKG pada pukul 05.50 WIB dan diharapkan masih berlangsung hingga pukul 09.00 WIB.
Selain itu, berita terpopuler lainnya di kanal berita Liputan6.com adalah mengenai remisi yang diterima oleh Mario Dandy Satriyo, yang merupakan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Fajar Nur Cahyo, mengkonfirmasi bahwa Mario menerima remisi umum dan remisi dasawarsa atas penganiayaan yang dilakukannya terhadap David Ozora.
Penganiayaan tersebut menyebabkan korban sampai tidak sadarkan diri dan bermula dari hubungan pribadi antara Mario dan perempuan berinisial AG. Ini adalah beberapa berita terpopuler di kanal berita Liputan6.com pada Selasa, 19 Agustus 2025. Curah hujan yang lebat diperkirakan akan terus terjadi hingga bulan Maret sebelum memasuki musim pancaroba.












