Rumah Sakit Polri Kramat Jati mengungkapkan hasil pemeriksaan terbaru terkait kematian Kepala Cabang sebuah bank di Jakarta. Menurut Kepala RS Polri, Brigjen Polisi Prima Heru Yulih, dugaan penyebab kematian korban adalah akibat kekurangan oksigen. Dari hasil autopsi, ditemukan tekanan pada tulang leher dan dada jenazah pria berusia 37 tahun tersebut, yang kemungkinan membuatnya sulit bernapas. Meskipun demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan tim forensik.
Selain kekurangan oksigen, pemeriksaan juga menunjukkan adanya luka akibat kekerasan benda tumpul baik di luar maupun di dalam tubuh korban. Penyidik masih mendalami temuan ini dan menyatakan bahwa semua data medis dan forensik akan diserahkan kepada penyidik untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Pihak RS menerima jenazah korban dari pihak kepolisian dan melakukan autopsi sebelum kemudian menyerahkan jasad korban kepada keluarganya.
Kepala Kantor Cabang Pembantu sebuah bank di Jakarta, yang diduga menjadi korban penculikan dan pembunuhan, ditemukan di Bekasi dengan tangan dan kaki terikat serta mata terlilit lakban. Kasus ini telah menarik perhatian Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya yang berhasil menangkap empat pria terduga penculik korban. Meskipun belum dipublikasikan kronologis penangkapan dan motif para pelaku, namun keempat orang tersebut telah diidentifikasi sebagai pelaku penculikan terhadap korban Kepala Cabang bank tersebut.












