Purantara, penyedia layanan in-flight catering, tidak hanya menitikberatkan pada rasa makanan yang disajikan tetapi juga pada kesehatan. Perusahaan ini memiliki laboratorium uji layak yang melakukan pemeriksaan rutin terhadap kandungan makanan, bahan mentah, air, es batu, dan peralatan yang digunakan. Hal ini dilakukan dalam rangka memastikan keamanan konsumsi makanan penumpang dengan mematuhi aturan food safety.
Mayoritas bahan masakan yang digunakan berasal dari produk lokal, sekitar 80 persen merupakan pilihan produk lokal sedangkan sisanya 20 persen adalah produk impor terutama daging dan salmon. Executive Chef Dodi Lebriansyah menjelaskan bahwa makanan diproses sedemikian rupa agar tetap segar saat disajikan di pesawat. Proses pengolahan makanan dilakukan dengan menurunkan suhu masakan hingga di bawah 5 derajat untuk mencegah pertumbuhan mikroba. Selain itu, salad dan menu segar lainnya disiapkan 5–6 jam sebelum dimasukkan ke pesawat.
Menu yang disajikan oleh Purantara sangat beragam, mulai dari rendang sapi, ikan acar kuning, ayam bumbu paprika, nasi kebuli, mie goreng, hingga puluhan menu khas lainnya. Dengan standar kualitas dan keamanan yang tinggi, Purantara berkomitmen untuk menyajikan hidangan bintang lima di udara yang memenuhi selera dan kebutuhan penumpang.












