Massa tetap di Mako Brimob Kwitang hingga dini hari: Berita Terkini

Penanganan kasus kendaraan taktis (rantis) yang menabrak dan melindas pengemudi ojek online (ojol) hingga tewas sedang berlangsung secara transparan di Jakarta. Ribuan massa dari pengemudi ojek online (ojol) dan warga masih tetap bertahan di kawasan Mako Brimob Kwitang sampai dini hari dengan beberapa kali usaha petugas keamanan untuk membubarkan mereka. Suara letusan gas air mata terdengar di sekitar lokasi, sementara titik-titik api dan asap gelap terlihat di sekitar jalan Senen.

Kendaraan roda dua dan empat terparkir di sepanjang jalan, pengendara berhenti untuk melihat perkembangan di kawasan Mako Brimob Kwitang yang dikepung oleh massa setelah insiden tragis itu terjadi. Massa juga melakukan tindakan membakar pos Polisi yang berada di bawah jalan layang Senen, sebagai ekspresi kemarahan mereka dan tuntutan pertanggungjawaban kepada pihak kepolisian. Hingga saat ini, kondisi masih tegang dengan ledakan petasan dan gas air mata terus terdengar.

Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Irjen Polisi Abdul Karim, memastikan bahwa penanganan kasus tersebut dilakukan secara transparan dan cepat. Selain melibatkan Propam Mabes Polri, penanganan kasus ini juga melibatkan Korps Brimob karena pelaku penabrakan adalah anggota Brimob. Selain itu, penanganan kasus ini juga berkoordinasi dengan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) untuk memastikan transparansi dalam penanganan kasus tersebut.

Source link