Demo di Depan Polda Metro Picu Pembakaran Halte Transjakarta

Massa melakukan pembakaran Halte Transjakarta Polda Metro Jaya dalam unjuk rasa di Jalan Sudirman, Jakarta Selatan sekitar pukul 21.00 WIB. Api membara menyinari Polda Metro Jaya yang sebelumnya gelap. Massa berusaha masuk ke area yang kemudian ditolak dengan penggunaan water cannon dan gas air mata oleh anggota Kepolisian. Pada pukul 21.45 WIB, mereka melemparkan petasan yang membuat sejumlah massa di dalam Polda Metro Jaya mencari tempat aman. PT MRT Jakarta juga menutup Stasiun Istora Mandiri dan Senayan Mastercard sehingga kereta langsung melaju tanpa berhenti.

Kelompok mahasiswa seperti Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan BEM Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Metro Jaya untuk mengekspresikan kekecewaan atas jatuhnya korban dalam unjuk rasa di depan Gedung DPR RI sebelumnya. Affan Kurniawan (21), seorang pengemudi ojek daring, meninggal dunia akibat dilindas kendaraan taktis Brimob di tengah kericuhan antara demonstran dan petugas kepolisian di Jakarta Pusat.

Insiden tersebut memicu unjuk rasa lanjutan yang melibatkan ratusan anggota masyarakat dan pengemudi ojek daring di depan Mako Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat. Irjen Pol Abdul Karim mengungkapkan bahwa tujuh aparat Brimob diduga terlibat dan masih dalam proses pemeriksaan. Keseluruhan kejadian ini meningkatkan ketegangan di sekitar Polda Metro Jaya.

Source link