Personel kepolisian telah menggelar apel di Polda Metro Jaya menjelang rencana demonstrasi yang akan dilakukan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI). Demonstrasi ini diselenggarakan sebagai respons terhadap kematian seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan yang tertabrak kendaraan taktis Brimob. Dalam apel tersebut, puluhan anggota Polisi Satuan Brimob dan Shabara berkumpul dengan atribut lengkap, termasuk pelontar gas air mata, helm pelindung, rompi anti peluru, dan sepatu tinggi yang berwarna hitam bertuliskan polisi. Di sekitar lokasi apel, terdapat satu mobil water cannon dan tiga kendaraan dinas kepolisian lainnya.
Sebelumnya, BEM UI telah menyatakan akan menggelar aksi di Polda Metro Jaya pada pukul 13.00 WIB dengan titik kumpul di Lapangan FISIP UI. Unjuk rasa sebelumnya di Gedung DPR/MPR pada Kamis (28/8) berakhir ricuh dan menyebabkan kematian seorang pengemudi ojol. Kadiv Propam Polri Irjen Polisi Abdul Karim menyatakan bahwa tujuh anggota Satbrimob Polda Metro Jaya yang terlibat dalam insiden tersebut sedang dalam pemeriksaan. Mereka memiliki inisial Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu B, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka J. Tindakan demonstrasi dan peristiwa yang terjadi akan terus dimonitor untuk menjaga ketertiban dan keamanan.












