Maling Motor Beraksi di Jakarta Timur Saat Korban Takziah

Ketika warga masih larut dalam suasana takziah, sebuah sepeda motor di Jalan Kebon Nanas Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, justru raib digondol maling. Aksi pencurian itu terjadi pada Rabu siang, 27 Agustus 2025, sekitar pukul 12.30 WIB, saat pemilik kendaraan tengah menghadiri prosesi duka dan situasi di sekitar rumah tampak lengang.

Pelaku Diduga Sudah Memantau Lokasi

Dalam keterangan warga setempat, pelaku terlihat mengenakan jaket merah, celana hitam, dan helm. Ia diduga lebih dulu memeriksa kondisi sekitar sebelum mengambil kesempatan saat warga mulai berkurang karena lelah dan pulang ke rumah masing-masing. Saat itu, sepeda motor korban masih terparkir di depan rumah dan terlihat aman.

Namun, kelengahan sesaat itu dimanfaatkan pelaku untuk membawa kabur kendaraan. Begitu pemilik motor hendak pulang, kendaraan tersebut sudah tidak berada di tempat semula. Warga menduga aksi itu berlangsung sangat cepat, hanya dalam hitungan detik, ketika perhatian orang-orang sedang teralihkan.

Diduga Ada Dua Pelaku dari Rekaman CCTV

Informasi yang beredar di lingkungan warga menyebutkan ada dua orang yang terlibat dalam pencurian tersebut. Dugaan itu mengacu pada rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dalam rekaman yang disebut warga, salah satu pelaku sempat berusaha menghidupkan motor, tetapi tidak berhasil. Rekannya kemudian membantu dengan cara mendorong kendaraan itu hingga akhirnya bisa dibawa pergi.

Sepeda motor yang dicuri disebut merupakan Honda Beat berwarna hitam. Kendaraan itu diparkir di dekat karangan bunga, sebelum akhirnya lenyap saat suasana takziah masih berlangsung. Peristiwa ini sempat viral di media sosial dan memicu perhatian warga karena terjadi di momen ketika tuan rumah sedang berduka.

Penyelidikan Polisi dan Peringatan untuk Warga

Kepolisian telah melakukan penyelidikan untuk menelusuri para pelaku dalam kasus pencurian tersebut. Di sisi lain, kejadian ini kembali mengingatkan warga agar tidak mengandalkan situasi yang tampak aman semata. Penggunaan kunci ganda, pengawasan bergantian, dan pemasangan CCTV di area rawan dinilai penting untuk mencegah kasus serupa terulang.

Bagi warga sekitar, pencurian saat takziah bukan hanya soal kehilangan barang, tetapi juga soal lemahnya pengawasan di momen ketika perhatian banyak orang sedang tertuju pada urusan duka. Karena itu, kewaspadaan lingkungan menjadi kunci agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kawasan permukiman padat seperti Jatinegara.

Source link