Pada hari sebelum libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek melaporkan bahwa sebanyak 44.939 kendaraan telah meninggalkan Jakarta melalui Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ). Volume lalu lintas kendaraan ini mencapai peningkatan hingga 99,53 persen dari lalu lintas normal. GM Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek, Desti Anggraeni, menyatakan bahwa lonjakan volume lalu lintas kendaraan juga terjadi dari arah sebaliknya, yaitu dari arah Cikampek menuju Jakarta via Jalan Layang MBZ, dengan jumlah mencapai 24.158 kendaraan, naik sebanyak 15,38 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Dengan tingginya volume kendaraan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ, pengguna jalan diimbau untuk selalu memprioritaskan keselamatan, memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan baik, serta memeriksa kecukupan daya dan BBM. Desti juga mengingatkan pengguna jalan untuk mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas jika ada rekayasa lalu lintas. PT JJC juga memberikan imbauan kepada pengguna jalan yang akan melalui Ruas Layang MBZ agar memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan prima, serta memilih waktu perjalanan dengan bijak.
Untuk mendapatkan informasi seputar jalan tol milik Jasa Marga Group atau bantuan selama perjalanan, pengguna jalan dapat menghubungi pusat panggilan 24 jam di nomor 14080 atau menggunakan aplikasi Travoy 4.4 untuk pengguna iOS dan Android. Itu adalah upaya dari PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas di Ruas Tol Trans Jawa selama libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW.












