Berita  

HUT ke-70 Lalu Lintas: Harapan Kapolri untuk Korlantas yang Lebih Humanis

Perayaan HUT ke-70 Lalu Lintas tidak sekadar menjadi ajang seremonial, tetapi juga panggung bagi Kapolri untuk menegaskan arah baru pelayanan lalu lintas yang lebih dekat dengan masyarakat. Di momen ini, penghargaan diberikan kepada sejumlah anggota berprestasi, termasuk Aipda Mardison Debataraja dari Polres Jayawijaya, Papua, yang menjadi korban penembakan KKB saat bertugas. Penghargaan serupa juga diberikan kepada Brigadir Rian Hendris Saputra dan Brigadir Rizka Dyah Febriyanti sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.

Digital Korlantas Jadi Sorotan Utama

Salah satu perhatian terbesar dalam peringatan tersebut adalah peluncuran aplikasi Digital Korlantas. Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan Korlantas Polri dalam satu platform terpadu yang aman. Melalui aplikasi ini, masyarakat diharapkan bisa merasakan proses yang lebih cepat dan praktis untuk urusan SIM, STNK, hingga layanan lain yang berkaitan dengan lalu lintas.

Fitur Digital ID juga disiapkan sebagai bagian dari pembaruan layanan tersebut. Kehadiran aplikasi ini menjadi penanda bahwa Korlantas mulai bergerak ke arah pelayanan yang lebih modern, dengan target utama memangkas kerumitan birokrasi yang selama ini kerap dikeluhkan masyarakat.

Apresiasi untuk Anggota di Lapangan

Syukuran HUT ke-70 Lalu Lintas juga diwarnai prosesi pemotongan tumpeng yang digelar serentak di 70 titik. Di balik perayaan itu, penghargaan kepada anggota berprestasi menjadi pesan penting bahwa kerja-kerja di lapangan tetap menjadi fondasi utama pelayanan kepolisian lalu lintas.

Pemberian penghargaan kepada personel seperti Aipda Mardison Debataraja, Brigadir Rian Hendris Saputra, dan Brigadir Rizka Dyah Febriyanti menunjukkan bahwa dedikasi anggota tidak hanya dilihat dari tugas rutin, tetapi juga dari keberanian dan pengabdian mereka dalam situasi yang tidak mudah.

Menuju Lalu Lintas yang Lebih Aman dan Modern

Pameran HUT Lalu Lintas ke-70 turut menampilkan beragam inovasi teknologi Korlantas Polri. Seluruh rangkaian acara mengarah pada satu tujuan yang sama: menghadirkan lalu lintas yang aman, tertib, dan modern. Harapan itu juga dikaitkan dengan visi besar menuju Indonesia Emas 2045, di mana pelayanan publik dituntut semakin efisien, cepat, dan humanis.

Dalam peringatan ini, pesan yang paling menonjol bukan hanya soal usia korps yang sudah 70 tahun, melainkan tuntutan agar Korlantas terus berbenah mengikuti kebutuhan zaman tanpa kehilangan sisi kemanusiaan dalam melayani masyarakat.

Source link