Massa dari Front Kebangsaan Solidaritas Buruh dan Mahasiswa berkumpul di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat untuk menggaungkan beberapa isu penting, termasuk percepatan reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Koordinator aksi, Gilang Aulia Prasetya, menekankan perlunya campur tangan pemerintah dalam memastikan Polri benar-benar menjalankan reformasi. Menurutnya, rakyat membutuhkan kepastian daripada sekadar janji politik yang tidak pernah terealisasi, karena hal ini sangat penting untuk keamanan, keadilan, dan masa depan bangsa.
Gilang juga menyuarakan keprihatinannya terhadap maraknya aksi anarkis dan provokasi belakangan ini, yang hanya memperburuk kondisi masyarakat yang menginginkan kehidupan yang damai. Selain itu, massa menolak segala hasutan dan fitnah terhadap TNI dan Polri, yang dianggap sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan. Aksi unjuk rasa dilakukan dengan damai oleh berbagai elemen massa yang akhirnya membubarkan diri setelah menyampaikan aspirasi mereka.
Tindakan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Ketum Partai Buruh yang meminta DPR untuk tidak takut terhadap aksi unjuk rasa. Mereka menegaskan solidaritas mereka terhadap TNI dan Polri, serta pentingnya menjaga kepercayaan publik melalui reformasi yang transparan. Dengan demikian, aksi massa ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi keamanan, ketertiban, dan keadilan di Indonesia.












