Presiden Prabowo menghadiri Sidang Majelis Umum ke-80 di New York sebagai anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang menjadi momen penting setelah 10 tahun absen. Sejak era Presiden Soekarno pada 1960, pemimpin Indonesia telah berpidato di Sidang Umum PBB untuk menyuarakan pandangan bangsa. Presiden Soekarno pertama kali tampil di Sidang Umum ke-15 dalam pidatonya yang dianggap mempengaruhi forum internasional. Presiden Soeharto mengambil alih pada Sidang Umum ke-47 PBB dan menekankan kerja sama global yang adil. Presiden Megawati Soekarnoputri berbicara tentang kerja sama internasional dalam menghadapi terorisme setelah serangan 11 September. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sering hadir dan membahas perdamaian dunia serta diplomasi aktif Indonesia. Presiden Jokowi, meskipun tidak hadir langsung, menyoroti masalah global termasuk pemulihan ekonomi dan kesehatan dalam pidatonya. Selain itu, Presiden Prabowo akan berpidato secara langsung di Sidang Umum PBB ke-80 pada 23 September 2025 untuk menegaskan dukungan Indonesia terhadap Palestina. Kehadiran presiden Indonesia di Sidang Umum PBB memiliki makna simbolis yang kuat dan strategis dalam diplomasi luar negeri.
6 Presiden Indonesia Berpidato di Sidang Umum PBB
Read Also
Recommendation for You

Ratu Máxima baru-baru ini menyelesaikan kunjungan kerjanya ke Indonesia sebagai United Nation Secretary-General’s Special Advocate…

Keluarga Jenderal (Purn) TNI Wiranto sedang berduka atas kepergian istri tercinta, Rugaiya Usman, yang meninggal…

Sari Yuliati, Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI, sedang menjadi buah bibir publik setelah menggantikan…

Raja Yordania Abdullah Bin Al-Hussein (Abdullah II) dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada Jumat sore ini….

Raja Yordania Abdullah Bin Al-Hussein, atau Abdullah II, akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada…







