Polda Metro Jaya Tangkap 9 Tersangka Penyekapan di Tangsel

Jakarta — Polda Metro Jaya bergerak cepat setelah menerima laporan penyekapan dan penganiayaan yang menimpa empat orang di Tangerang Selatan, Banten. Dalam kasus ini, polisi telah menangkap sembilan tersangka yang diduga terlibat, terdiri dari delapan pria dan satu perempuan. Aparat menyebut para pelaku sempat mencoba kabur setelah salah satu korban berhasil melapor ke Polda Metro Jaya pada Senin (13/10).

Berawal dari transaksi mobil di Jakarta Selatan

Kasus ini bermula saat korban bersama tiga rekannya bertemu dengan para tersangka di sebuah tempat makan di Jakarta Selatan. Pertemuan itu disebut-sebut untuk transaksi jual beli mobil. Korban kemudian mentransfer uang muka ke rekening tersangka berinisial NN. Namun, situasi berubah saat beberapa tersangka datang dan merampas barang milik korban ketika mereka sedang memesan makanan.

Setelah itu, para korban dibawa ke Tangerang Selatan. Di lokasi tersebut, mereka diduga disekap dan dianiaya di rumah salah satu tersangka. Peristiwa itu membuat kasus ini tidak lagi sebatas sengketa transaksi, melainkan masuk ke ranah pidana yang lebih serius.

Satu korban kabur dan lapor ke polisi

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, mengatakan salah satu korban akhirnya berhasil melarikan diri pada Senin pagi. Kesempatan itu datang saat penjaga diduga tertidur. Korban kemudian mendatangi SPKT Polda Metro Jaya untuk membuat laporan resmi.

Laporan tersebut menjadi pintu masuk bagi penyidik untuk menelusuri rangkaian kejadian, termasuk peran masing-masing tersangka. Dari hasil penanganan awal, sembilan orang berhasil diamankan sebelum seluruhnya sempat menghilang.

Kasus masih dikembangkan penyidik

Kini perkara itu ditangani Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Polisi masih mendalami bagaimana pola penyekapan dilakukan, siapa saja yang terlibat langsung, serta motif di balik dugaan penganiayaan terhadap para korban.

Di media sosial, beredar pula video yang memperlihatkan korban tengah mengobati luka yang diduga akibat penganiayaan. Meski begitu, polisi tetap melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa terungkap secara utuh dan para korban mendapat kepastian hukum.

Source link