Gempa bumi tektonik juga merasakan ketegangan di Pantai Utara Sarmi, Papua, selain Cilacap. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menginformasikan bahwa magnitudo gempa mencapai 4,9. Episenter gempa tersebut terletak di darat sejauh 28 Km Tenggara Sarmi, Papua, pada kedalaman 10 km. Menurut Daryono, jenis gempa ini disebabkan oleh aktivitas Sesar Anjak Mamberamo dengan mekanisme pergerakan mendatar-naik. Gempa ini diketahui sebagai aktivitas susulan dari gempa utama pada 16 Oktober 2025 dengan kekuatan M6,6 di Sarmi. BMKG mencatat hingga saat ini, terdapat 120 kejadian gempa susulan dengan magnitudo tertinggi mencapai M5,1 dan yang terendah M2,2.
Gempa Magnitudo 4,8 Terjadi di Cilacap: Detail dan Dampaknya
Read Also
Recommendation for You

Gerakan Rakyat, sebuah organisasi masyarakat yang baru saja mendeklarasikan diri sebagai partai politik, mengekspresikan harapan…

Presiden Prabowo Subianto bersiap untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Inggris dan Swiss pada Minggu (18/1/2025)….

PSI mengadakan istigasah untuk memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Pandeglang, Banten. Acara…

Pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak saat melakukan penerbangan dari Yogyakarta…

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta telah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan…







