KAI Respons Cepat Terhadap Laporan Pelecehan Seksual di Commuter Line

KAI Commuter telah mengambil tindakan menggunakan sistem CCTV Analytic untuk menanggapi laporan insiden pelecehan seksual di dalam Commuter Line yang dilaporkan oleh korban. Setelah menerima laporan, pihak manajemen KAI Commuter melakukan penelusuran melalui sistem CCTV Analytic berdasarkan ciri-ciri terduga pelaku yang disampaikan oleh korban. Hasilnya, terduga pelaku dimasukkan ke dalam daftar cekal (blacklist) setelah konfirmasi dari korban. Sistem keamanan memberikan notifikasi saat pelaku kembali memasuki area stasiun dan naik Commuter Line, sehingga petugas segera melacak dan mengamankan pelaku untuk dilakukan pemeriksaan awal di Stasiun Bojonggede.

Petugas KAI Commuter memberikan pendampingan kepada korban dan melaporkan pelaku ke Polres Depok untuk proses hukum lebih lanjut. Dalam upaya mendukung korban, KAI Commuter memberikan pendampingan baik secara hukum maupun psikologis. Perusahaan tersebut juga menyampaikan keprihatinannya dan permohonan maaf kepada korban atas ketidaknyamanan yang dialami. KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna Commuter Line untuk peduli pada situasi sekitar dan melaporkan segala bentuk pelecehan seksual kepada petugas melalui call center 021-121 atau media sosial resmi KAI Commuter.

Pihak perusahaan tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima dan rasa aman kepada semua pengguna, serta selalu mendukung korban dalam setiap kejadian pelecehan seksual. Video yang memperlihatkan kronologi insiden pelecehan seksual tersebut telah beredar di media sosial, dan KAI Commuter siap untuk menanggapi masalah tersebut secara serius.

Source link