Berita  

Kekecewaan Orangtua: Sistem Tes Koperasi Merah Putih

Tes Koperasi Merah Putih Berbuah Kekecewaan, Peserta Berharap Sistem Diperbaiki

Tri Agus, seorang pria berusia 27 tahun yang bekerja sebagai petugas keamanan di Jakarta, memiliki impian untuk mewujudkan cita-cita kedua orang tuanya melalui rekrutmen nasional calon manager koperasi desa/kelurahan merah putih. Namun, harapan dan motivasinya terasa runtuh saat menghadapi tes seleksi.

Kekecewaan Peserta

Pada saat mengikuti Computer Assisted Test (CAT) di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Cililitan Jakarta, Tri dan peserta lainnya mengalami berbagai kesulitan teknis yang membuat proses tes tidak optimal. Mouse yang bergerak sendiri, jawaban yang berubah sendiri, dan soal yang berulang merupakan beberapa masalah yang dihadapi selama ujian berlangsung.

Kritik Terhadap Sistem Tes

Tri mengungkapkan bahwa para peserta merasa terbatas oleh waktu yang sangat singkat untuk menjawab 100 soal, sementara kondisi teknis yang bermasalah semakin mempersulit situasi. Banyak peserta merasakan ketidaknyamanan selama tes berlangsung dan menyampaikan keluhan secara internal.

Meskipun Tri dan peserta lainnya tidak menerima respons yang memuaskan dari panitia terkait masalah tersebut, mereka berharap agar sistem tes di masa mendatang dapat diperbaiki secara menyeluruh agar proses seleksi menjadi lebih adil dan representatif.

Meskipun pengalaman tes yang dihadapi tidak sesuai dengan harapan, Tri menyatakan bahwa semua peserta hanya mampu berharap agar kesalahan teknis tersebut menjadi bahan evaluasi serius bagi penyelenggara agar di masa mendatang tidak terulang kembali.

Source link