Polisi Tangkap Dua Pelaku Curanmor di Parkiran GBK

Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Curanmor di Parkiran GBK

Jakarta – Dua pria berinisial MDS (19) dan MPS (23) berhasil diamankan oleh polisi karena diduga terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor (curanmor) di area parkir Lot 6 Gelora Bung Karno (GBK), Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung, menyatakan bahwa penangkapan keduanya dilakukan oleh Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang.

Mereka ditangkap setelah adanya laporan kehilangan sepeda motor milik korban berinisial NAR (22). Tindakan cepat dari pihak kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut mendapat apresiasi karena responsif terhadap laporan dari masyarakat.

Motif dan Kronologi Kejadian

Menurut Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo, peristiwa ini terjadi pada tanggal 13 Juni 2026 sekitar pukul 21.30 WIB. Korban memarkir sepeda motor Yamaha Mio hitam di parkiran Lot 6 GBK yang terkunci stang. Setelah menonton konser, dia kembali dan menemukan kendaraannya hilang.

Setelah dilakukan pengecekan dan koordinasi dengan pihak keamanan GBK, polisi berhasil mengidentifikasi kedua pelaku. Hasil penyelidikan menemukan sepeda motor korban dan barang-barang lainnya di rumah salah satu pelaku.

Tindak Pidana dan Imbauan Kepolisian

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Polisi berhasil menyita sepeda motor beserta dokumen pendukung sebagai barang bukti.

Kedua pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Tanah Abang. Mereka dijerat dengan Pasal 477 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian, dengan ancaman pidana sesuai hukum yang berlaku.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Tanah Abang juga mengingatkan masyarakat untuk lebih berhati-hati saat memarkir kendaraan dan segera melapor jika mengalami tindak pidana. Imbauan juga diberikan kepada masyarakat untuk menghubungi layanan kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan atau mengetahui adanya gangguan keamanan.

Source link