Proses Evakuasi Korban Kebakaran di Apartemen Pavilion Selesai
Proses evakuasi korban kebakaran di Apartemen Pavilion di Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat telah selesai pada Jumat (4/9/2026). Meski begitu, penyebab kebakaran masih belum dapat dipastikan, namun dugaan awal menunjukkan kemungkinan keterkaitan dengan masalah kelistrikan.
Kepala Dinas Penggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakara, Bayu Meghantara, menyampaikan bahwa hambatan terjadi selama proses evakuasi. Petugas terpaksa menggunakan Bronto skylift untuk mengevakuasi penghuni apartemen karena kapasitas keranjang pada alat tersebut dibatasi.
Hambatan dan Proses Evakuasi
Proses evakuasi berlangsung relatif lama karena masing-masing unit Bronto skylift hanya dapat menampung maksimal lima orang termasuk satu operator. Dengan kapasitas terbatas tersebut, proses pengangkutan dari lantai atas ke bawah hanya bisa mengevakuasi sekitar empat orang setiap kali.
Dua unit Bronto skylift dengan jangkauan 55 dan 104 meter dipergunakan dalam proses evakuasi, sementara satu unit lainnya disiagakan di bagian depan gedung. Beberapa warga juga mengalami kekhawatiran saat harus turun dari lantai atas menggunakan alat tersebut, menambah waktu evakuasi.
Data Korban
Sebanyak 33 orang dievakuasi dalam kebakaran tersebut, dimana 31 di antaranya adalah warga negara Indonesia (WNI) dan 2 lainnya adalah warga negara asing (WNA). Dari jumlah tersebut, terdapat 3 bayi yang dievakuasi. Korban-korban evakuasi juga mendapatkan penanganan lebih lanjut untuk mengatasi ketakutan dan fobia akibat situasi asap yang tebal di dalam apartemen.
Meskipun proses evakuasi cukup rumit dan menghadapi sejumlah hambatan, petugas berhasil menyelamatkan seluruh korban kebakaran di Apartemen Pavilion. Penyelidikan terus dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari kebakaran tersebut.












