Berita  

Menjajal The Nusantara Explorer, Kereta Wisata Mewah

The Nusantara Explorer Hadirkan Pengalaman Perjalanan di Luar Kamar

The Nusantara Explorer dirancang bukan sekadar sebagai kereta dengan fasilitas kamar tidur. Di dalam rangkaiannya, penumpang dapat menikmati pengalaman bersantap, hiburan, hingga panorama alam yang menjadi bagian dari konsep perjalanan.

Salah satu fasilitas utama berada di gerbong Grand Restaurant. Gerbong ini mengusung konsep fine dining dan menjadi pusat aktivitas kuliner selama perjalanan. Penumpang juga dapat menyaksikan proses penyiapan makanan melalui fasilitas live cooking. Proses tersebut dilakukan langsung oleh para koki dengan sistem keamanan yang telah disiapkan.

Untuk aktivitas yang lebih santai, tersedia gerbong lounge. Ruang ini disiapkan sebagai tempat penumpang berkumpul dan menikmati perjalanan. Live music dan karaoke menjadi bagian dari fasilitas hiburan yang nantinya dapat dinikmati di lounge tersebut. Karena berada di gerbong yang berbeda, Grand Restaurant dan lounge memiliki fungsi serta suasana masing-masing.

Pengalaman perjalanan kemudian berlanjut ke bagian belakang rangkaian. Di sana terdapat kereta panoramic yang memungkinkan penumpang menikmati lanskap alam secara lebih luas sepanjang perjalanan. Seluruh rangkaian juga dilengkapi toilet dan sistem kedap suara.

Konsep Berawal dari Gagasan Prabowo

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan konsep The Nusantara Explorer berawal dari gagasan Presiden Prabowo Subianto. Gagasan itu, menurut Bobby, memadukan keindahan alam dan kebudayaan Indonesia dengan konsep local hospitality.

“Maka kami mendesain lah kereta ini. Itu 6 bulan ya, Pak? Kita kerjakan 6 bulan, which is akhir Juli kemarin kan sudah dicoba oleh Presiden dari Semarang ke Batang, kemudian dari Batang ke Jakarta, ke Manggarai,” kata Bobby kepada wartawan pada Sabtu (19/9/2026).

Sebelum mencapai bentuk yang kini diuji coba, rangkaian tersebut sempat digunakan Presiden untuk perjalanan dari Semarang ke Batang, lalu dilanjutkan dari Batang menuju Jakarta dan Manggarai. Setelah perjalanan itu, KAI menerima sejumlah masukan untuk penyempurnaan kereta.

Beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi sirkulasi pendingin ruangan atau AC, jaringan internet, serta ketersediaan air hangat. Bobby mengatakan, KAI kemudian melakukan perbaikan selama sekitar 1,5 bulan.

“Ini sudah kita improve semua. Jadi karena kemarin itu kita 1,5 bulan ya, 1,5 bulan kita improve semua, jadilah hari ini nih final, versi finalnya. Jadi versi finalnya, inilah keretanya nih,” ujarnya.

Disiapkan dengan Skema Carter

Bagi KAI, The Nusantara Explorer menawarkan konsep perjalanan yang menggabungkan panorama alam, fasilitas penginapan, kuliner, hiburan, dan unsur kebudayaan Indonesia. Kereta ini juga berpotensi digunakan untuk kebutuhan kenegaraan, termasuk menyambut kepala negara sahabat yang berkunjung ke Indonesia.

Melalui perjalanan tersebut, pemerintah dapat memperkenalkan alam, budaya, dan kuliner khas Indonesia. Pada tahap awal, KAI menerapkan sistem carter atau sewa berdasarkan jangka waktu dan rute tertentu. Satu rangkaian dapat disewa oleh pihak swasta maupun instansi pemerintah untuk kebutuhan atau acara khusus.

Source link