Kepolisian menjelaskan bahwa kasus pembakaran mobil petugas dimulai dengan pengancaman oleh TS, pimpinan salah satu organisasi kemasyarakatan. Saat perusahaan properti hendak melakukan pemagaran di Kampung Baru, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, TS beserta simpatisannya menghalangi dan mengancam karyawan serta petugas ekskavator. Ancaman itu termasuk tembakan hingga akhirnya mobil ekskavator dan kaki operatornya terkena. Selama proses pelaporan di Polres Metro Depok, ada beberapa laporan polisi yang terkait dengan aksi TS. TS juga diduga menggunakan kedok ormas untuk melakukan intimidasi terhadap pihak properti. Selain itu, lima tersangka telah ditetapkan dalam kasus pembakaran mobil tersebut oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, dengan melibatkan Tim Satreskrim Polres Metro Depok dan Subdit Jatanras Polda Metro Jaya.
Pembakaran Mobil Petugas: Ancaman Menjadi Nyata
Read Also
Recommendation for You

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur berhasil mengungkap kasus pria residivis…

Polda Metro Jaya masih terus mendalami kasus dugaan penipuan oleh penyelenggara pernikahan di Jakarta Utara….

Polisi berhasil menangkap pelaku jambret yang melakukan aksi di Jalan Fatmawati Raya dekat Stasiun MRT…

Seorang guru privat berinisial GK (53) melakukan tindakan menggasak uang, emas, dan ponsel milik seorang…

Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) yang diduga sebagai pelaku ledakan…







