Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2025 sebesar 5,12 persen secara tahunan atau year on year. Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menginterpretasikan pertumbuhan kuartal kedua tersebut sebagai indikasi positif terhadap kinerja ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, kepercayaan publik, pasar, dan investasi asing semakin pulih terhadap ekonomi Indonesia.
Misbakhun menilai bahwa upaya Presiden Prabowo dan tim ekonomi pemerintah telah membuahkan hasil yang signifikan melalui kebijakan-kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi. Langkah-langkah dalam menurunkan biaya ekonomi dan penegakan hukum yang konsisten mampu mengembalikan keyakinan pada jalur ekonomi yang diharapkan. Meskipun demikian, tantangan pada kuartal III-2025 tetap besar namun optimis pertumbuhan di atas 5 persen akan tetap berlanjut, terutama dengan peningkatan investasi dan belanja negara.
Seiring memasuki kuartal ketiga, pemerintah diperkirakan akan merelaksasi anggaran setelah evaluasi dua kuartal sebelumnya. Dengan proyeksi yang lebih jelas terkait cadangan kas negara dari penerimaan pajak, diharapkan pemerintah dapat mempertahankan tren pertumbuhan ekonomi yang positif.












