Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan kembali mengecam pengelola perusahaan Sanel and Travel di Pekanbaru karena kasus penahanan ijazah mantan karyawan. Dalam kunjungannya yang didampingi oleh Gubernur Riau Abdul Wahid, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Ade Kuncoro, Immanuel Ebenezer bahkan memerintahkan penutupan perusahaan tersebut. Meskipun pemilik perusahaan seharusnya menemui Immanuel, kehadiran beliau di perusahaan tersebut tidak dihiraukan.
Setelah menunggu selama satu jam tanpa hasil, Immanuel Ebenezer merasa kesal karena belum mendapatkan kejelasan terkait penahanan ijazah mantan karyawan. Akhirnya, kantor perusahaan disegel oleh Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Kota Pekanbaru dan Dinas Tenaga Kerja. Para karyawan aktif juga diminta untuk memindahkan data domisili ke Pekanbaru dan mengosongkan kantor dari aktivitas.
Kepala Satpol PP Pekanbaru, Zulfahmi, menjelaskan bahwa penutupan ini dilakukan sebagai langkah pengamanan karena adanya barang-barang berharga di dalam kantor perusahaan. Meskipun demikian, tidak diperbolehkan adanya aktivitas di kantor hingga pemilik perusahaan berkunjung ke Pemerintah Kota Pekanbaru. Kasus penahanan ijazah 47 mantan karyawan dari perusahaan ini masih dalam proses penyelesaian oleh dinas tenaga kerja setempat.












