Berita  

Mahasiswa Jebol Gerbang Markas Polda Metro Jaya: Kisah Lautan Massa

Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) telah menggelar aksi di Polda Metro Jaya sebagai upaya untuk menuntut pertanggungjawaban kepolisian terkait meninggalnya seorang pengemudi ojek online (Ojol) serta buruknya citra DPR RI. Ketua BEM UI, Atan Zayyid Sulthan, mengungkapkan bahwa mahasiswa UI bersatu dengan BEM SI Rakyat Bangkit, BEM SI Kerakyatan, dan aliansi mahasiswa lainnya dalam aksi massa tersebut. Mereka berkumpul di UI sebelum menuju FX Sudirman untuk melaksanakan aksi di Polda Metro Jaya.

Atan menjelaskan bahwa mahasiswa menuntut pertanggungjawaban atas insiden yang menyebabkan kematian pengemudi ojek online dan menganggap aksi protes sebagai dampak dari berbagai permasalahan di Indonesia, termasuk kebijakan buruk dari pemerintah dan DPR yang memicu kemarahan masyarakat. Dia juga menyoroti pernyataan negatif yang sering dilontarkan oleh DPR kepada masyarakat sebagai pemicu kemarahan yang lebih besar.

Selain itu, BEM UI juga menyatakan solidaritas terhadap korban aksi unjuk rasa sebelumnya yang tertangkap di Polda Metro Jaya dan akan melakukan advokasi bersama LBHI. Mereka menekankan pentingnya tanggung jawab semua pihak, termasuk eksekutif, legislatif, maupun aparat keamanan, dalam menangani situasi saat ini serta meminta pemerintah mendengarkan suara masyarakat.

Atan menegaskan bahwa aksi protes akan terus dilakukan di masa depan dan jumlah mahasiswa yang bergabung terus bertambah. Diharapkan sekitar 1.000 mahasiswa akan berpartisipasi dalam aksi menuju Polda Metro Jaya. Selain itu, mereka juga menuntut reformasi dalam pemerintahan dan kepolisian.

Source link