Kebakaran yang melanda Gedung Gegana di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, pada Minggu sore memaksa puluhan personel pemadam turun ke lokasi. Api yang muncul saat gedung dalam kondisi kosong itu langsung menjadi perhatian warga sekitar, terlebih setelah muncul dugaan ada unsur kesengajaan di balik peristiwa tersebut.
60 Personel dan 12 Mobil Dikerahkan
Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Pusat, Mulandono, mengatakan sebanyak 60 personel dan 12 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menangani kobaran api di Gedung Gegana. Petugas bergerak cepat begitu laporan diterima, sementara upaya pemadaman dilakukan agar api tidak merembet lebih jauh.
Gedung yang terbakar diketahui tidak sedang digunakan untuk aktivitas apa pun saat kejadian berlangsung. Kondisi kosong itu membuat dugaan sementara mengarah pada tindakan iseng dari pihak yang tidak bertanggung jawab, meski penyebab pastinya belum dipastikan.
Saksi Mata Berusaha Padamkan Api Lebih Dulu
Kobaran api dilaporkan mulai terlihat sekitar pukul 16.30 WIB. Seorang saksi mata bernama Herman sempat berupaya memadamkan api sebelum petugas tiba di lokasi. Kesigapan warga sekitar ikut membantu memperlambat meluasnya kobaran, meski api tetap membutuhkan penanganan besar dari tim damkar.
Di lokasi, saksi mata juga berhasil mengamankan sejumlah orang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Total ada lima orang yang diamankan, terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan. Mereka kemudian menjadi perhatian petugas untuk mendalami kemungkinan keterlibatan dalam kebakaran itu.
Penyelidikan Masih Berjalan
Hingga kini, petugas masih melakukan proses pendinginan di area terdampak agar tidak muncul titik api baru. Sementara itu, penyelidikan terus dilakukan untuk memastikan apa yang sebenarnya memicu kebakaran di Gedung Gegana. Informasi mengenai peristiwa ini disampaikan ANTARA sebagai laporan terkini kepada masyarakat.
Situasi di sekitar lokasi kini berangsur terkendali, namun petugas masih berjaga untuk memastikan bangunan benar-benar aman setelah dilalap api pada Minggu sore tersebut.












