Partai Buruh berharap MKD memberikan sanksi yang tegas terhadap lima anggota DPR RI nonaktif. Meski demikian, Partai Buruh lebih memilih agar kelima anggota tersebut diberhentikan sepenuhnya dari jabatan anggota DPR untuk menghindari terjadinya kerusuhan di masa mendatang. Said, salah satu perwakilan dari Partai Buruh, menegaskan bahwa pihaknya tidak berencana untuk menggelar aksi demonstrasi lagi dan telah meminta agar anggotanya tidak melakukan tindakan anarkis. Beberapa partai politik lainnya juga telah menonaktifkan anggotanya dari Senayan sebagai respons terhadap aksi demonstrasi yang terjadi belakangan ini. Diantara anggota DPR yang dinonaktifkan adalah Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Fraksi Partai NasDem, Eko Patrio dan Uya Kuya dari Fraksi PAN, serta Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir dari Fraksi Partai Golkar. Langkah menonaktifkan anggota tersebut diambil sebagai respons terhadap kondisi sosial dan politik yang sedang tidak stabil belakangan ini.
Partai Buruh Laporkan Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Patrio ke MKD
Read Also
Recommendation for You

Indonesia sedang mengalami fenomena triple planetary crisis, yaitu krisis iklim, pencemaran, dan keanekaragaman hayati. Menurut…

Peningkatan Arus Lalu Lintas di Tol Jakarta-Cikampek Selama Libur Imlek 2026 Selama periode libur panjang…

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menggelar “Festival Pecinan di TMII” untuk merayakan Hari Raya Imlek…

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Jhonny Edison Isir, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam…








