TNI-Polri Ajak Warga Jaga Aman Jakarta Utara

Jakarta Utara sedang dijaga ketat. Setelah penjarahan dan kericuhan terjadi di depan Polres Metro Jakarta Utara pada akhir pekan lalu, TNI dan Polri kini mendorong warga untuk ikut terlibat menjaga keamanan lingkungan. Pesannya jelas: situasi tidak boleh dibiarkan kembali memanas, dan ketertiban harus dijaga bersama.

Patroli Gabungan Diperluas ke Enam Kecamatan

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, mengatakan patroli bersama yang melibatkan TNI, Polri, Kodim 0502 Jakarta Utara, dan warga dilakukan untuk mencegah kerusuhan meluas di wilayah tersebut. Menurut dia, kehadiran aparat bukan sekadar menunjukkan kekuatan, tetapi memastikan masyarakat merasa aman dalam beraktivitas sehari-hari.

Patroli skala besar itu menyisir wilayah Jakarta Utara yang mencakup enam kecamatan. Petugas gabungan turun langsung ke lapangan, melakukan penyisiran, sekaligus membubarkan kerumunan warga yang dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan. Langkah ini diambil agar situasi tetap terkendali dan tidak memberi ruang bagi aksi-aksi yang meresahkan.

Pesan Tegas Aparat: Negara Tidak Boleh Kalah

Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP James H Hutajulu, menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah oleh para perusuh yang ingin mengacaukan rasa aman masyarakat. Ia menekankan bahwa kehadiran aparat di tengah warga bertujuan memberi perlindungan nyata, bukan sekadar respons sesaat atas insiden yang sudah terjadi.

Senada dengan itu, Dandim 0502 Jakarta Utara, Kolonel Inf Dony Gredinand, mengingatkan bahwa kedamaian hanya bisa dijaga jika semua pihak ikut bertanggung jawab. Ia menilai keamanan wilayah tidak bisa dibebankan kepada aparat semata, melainkan perlu dukungan masyarakat agar Jakarta Utara tetap kondusif.

Warga Diminta Ikut Menjaga Lingkungan

Melalui patroli gabungan ini, Polres Metro Jakarta Utara dan Kodim 0502 Jakarta Utara ingin membangun kesadaran bersama bahwa keamanan adalah urusan kolektif. Warga diimbau tetap waspada, tidak mudah terprovokasi, dan ikut menjaga lingkungan masing-masing agar kejadian serupa tidak terulang.

Upaya pengamanan yang dilakukan aparat juga menjadi sinyal bahwa situasi pascakericuhan ditangani secara serius. Harapannya, Jakarta Utara kembali tenang, dengan aktivitas warga berjalan normal tanpa bayang-bayang gangguan keamanan.

Source link