Jakarta — Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sudjatmiko, meredam kabar yang menyebut namanya ikut terseret dalam spekulasi reshuffle Kabinet Merah Putih. Ia menegaskan, sampai saat ini tidak ada komunikasi apa pun dari Presiden Prabowo Subianto terkait isu perombakan kabinet tersebut.
Budiman: Tidak Ada Arahan, Tidak Ada Pembicaraan
Budiman menyampaikan hal itu usai berada di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. Menurut dia, rumor yang beredar tidak didukung oleh informasi resmi. Ia menegaskan tidak pernah dihubungi, tidak menerima pemberitahuan, dan tidak mendengar adanya arahan langsung dari Presiden mengenai kemungkinan perubahan susunan kabinet.
“Tidak ada pembicaraan,” demikian inti penegasan Budiman saat merespons pertanyaan soal isu reshuffle. Ia juga menyebut sampai sekarang belum ada informasi apa pun yang diterimanya terkait kemungkinan pergeseran tugas atau jabatan di pemerintahan.
Fokus Utama Masih di BP Taskin
Ketika ditanya apakah dirinya sedang disiapkan untuk penugasan baru, Budiman memilih kembali menegaskan prioritasnya. Ia mengatakan masih berkonsentrasi penuh menjalankan tugas di BP Taskin dan belum melihat adanya tanda-tanda perubahan posisi.
Budiman menilai isu reshuffle bukan ranah yang bisa ia jawab, apalagi jika belum ada pembahasan resmi. Karena itu, ia menekankan bahwa dirinya tetap bekerja mengurus BP Taskin, dengan fokus utama pada percepatan pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Belum Ada Sinyal Perubahan
Dalam penjelasannya, Budiman juga menutup ruang spekulasi dengan menyebut tidak pernah ada pembahasan mengenai perubahan posisinya di Kabinet Merah Putih ke depan. Dengan begitu, ia ingin menegaskan bahwa kabar yang beredar sejauh ini belum memiliki dasar dari komunikasi resmi pemerintah.
Untuk saat ini, Budiman memilih tetap berada di jalur tugas yang sedang ia emban, tanpa menanggapi rumor lebih jauh. Source link












