AMBON — Ketegangan usai bentrokan warga di Kecamatan Haruku, Maluku, membuat aparat keamanan turun langsung ke lapangan. Polresta Ambon bersama Direktorat Samapta Polda Maluku dan Satuan Brimobda menggelar patroli gabungan untuk memastikan situasi tetap terkendali setelah konflik antarwarga yang menewaskan satu orang.
Patroli Gabungan Dikerahkan ke Titik Rawan
Patroli dilakukan dengan menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan di Kecamatan Haruku. Puluhan personel dari Samapta dan Brimob diterjunkan dalam operasi ini untuk memantau kondisi di lapangan sekaligus mencegah munculnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Wakapolresta Ambon, AKBP Nur Rahman, mengatakan kegiatan tersebut bukan hanya sebatas pengamanan, tetapi juga upaya membangun kembali rasa aman di tengah warga yang terdampak situasi pascakonflik.
Polisi Minta Warga Tidak Terpancing Isu
Selain berjaga, petugas juga menyapa warga dan menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh kabar atau isu yang dapat memperkeruh keadaan. Nur Rahman menegaskan pentingnya menjaga kerukunan dan tidak membiarkan emosi sesaat memicu konflik lanjutan.
Ia juga meminta warga segera melapor kepada aparat jika menemukan tanda-tanda yang berpotensi mengganggu keamanan. Menurutnya, kerja sama masyarakat sangat dibutuhkan agar situasi di Haruku tetap stabil dan tidak meluas.
Komitmen Jaga Stabilitas Keamanan
Patroli rutin ini menjadi bagian dari komitmen Polresta Ambon untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat kedekatan antara polisi dan masyarakat. Di tengah suasana yang masih sensitif, kehadiran aparat diharapkan dapat meredam ketegangan dan mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
Source link












