Prabowo menekankan pentingnya pembangunan tanggul laut raksaka sebagai langkah Indonesia dalam menghadapi perubahan iklim. Ia percaya bahwa Indonesia memiliki potensi untuk mencapai net zero emission sebelum tahun 2060 dengan tindakan nyata. Menurut Prabowo, penanganan perubahan iklim bukanlah sekadar slogan, tetapi butuh langkah konkret.
Selain itu, Presiden Prabowo Subianto juga mengumumkan pencapaian Indonesia dalam swasembada beras. Produksi beras Indonesia disebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah, dengan cadangan pangan yang berlimpah. Prabowo menyampaikan prestasi ini dalam siaran langsung di Youtube Sekretariat Presiden pada tanggal 23 September 2025.
Indonesia bahkan mulai mengekspor beras ke beberapa negara yang membutuhkan, termasuk Palestina. Hal ini menunjukkan kemandirian pangan Indonesia dan potensi untuk turut berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan global. Dengan langkah-langkah ini, Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai negara yang aktif dalam menghadapi tantangan global dan membangun kehadiran yang kuat di panggung internasional.












