Kepala Staf Kepresidenan (KSP) M Qodari baru-baru ini menyampaikan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengenai Implementasi SOP Keamanan Pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Data yang diungkapkan menunjukkan bahwa dari 1.379 SPPG, sebanyak 413 di antaranya memiliki SOP Keamanan Pangan dan 312 di antaranya benar-benar menjalankannya. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk menangani masalah keracunan yang terjadi. Selain itu, Kemenkes juga memiliki Sertifikasi Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) sebagai bukti pemenuhan standar mutu dan keamanan pangan. Menurut Qodari, dari 8.583 SPPG yang ada, hanya 34 di antaranya yang sudah memperoleh SLHS, sementara sisanya sebanyak 8.549 SPPG belum mengantongi sertifikasi tersebut. Data ini menjadi dasar untuk meningkatkan kesadaran akan keamanan pangan dan pentingnya implementasi SOP Keamanan Pangan di setiap SPPG.
Pentingnya Kebersihan Dalam Mengelola Dapur bagi Kasus Keracunan MBG
Read Also
Recommendation for You

Yon TP perlu menjadi bagian dari desain pertahanan nasional yang saling terhubung dengan satuan dan fungsi lainnya.

Polda Metro Jaya menempatkan pemulihan korban sebagai bagian dari penanganan dugaan penganiayaan terhadap anak buah…

Dudung menilai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) memiliki tanggung jawab penting untuk mengawal sekaligus menyelesaikan persoalan…

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko menilai pengelolaan Indonesia tidak dapat sepenuhnya…

Rotasi besar-besaran di tubuh Polri dinilai tidak boleh berhenti sebagai pergantian personel. Komisioner Kompolnas Choirul…







