Polda Jatim telah mengirimkan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk membantu dalam evakuasi dan identifikasi korban setelah bangunan mushala di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo runtuh pada Senin (29/9). Langkah ini diambil untuk mempercepat proses penanganan korban dan mendukung upaya evakuasi yang sedang dilakukan di lokasi kejadian. Tim DVI akan bekerja sama dengan tim pencari dan petugas darurat lainnya untuk memastikan identifikasi korban dilakukan dengan cepat dan akurat. Keselamatan dan kesejahteraan korban menjadi prioritas utama dalam penanganan kejadian ini.
Evakuasi dan Identifikasi Korban Musala Runtuh di Ponpes Sidoarjo
Read Also
Recommendation for You

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, baru-baru ini menyerahkan 26 unit rumah hasil program bedah rumah…

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana untuk melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Istiqlal dan juga…

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan bahwa perang di Timur Tengah…

Dari hasil konstruksi perkara, Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkap bahwa…

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa beberapa negara telah mengambil langkah-langkah penghematan untuk menghadapi eskalasi konflik…







