Bulan September menjadi momen penting bagi udara bersih, dengan peringatan Hari Udara Bersih Internasional, Hari Nol Emisi, dan Hari Bebas Kendaraan Bermotor Sedunia. Co-Founder Bicara Udara, Novita Natalia, menekankan pentingnya aksi bersama, edukasi publik, dan advokasi untuk meningkatkan kualitas udara. Dia juga mencatat bahwa banyak wilayah, termasuk Jakarta, belum memperbarui peraturan terkait pengendalian pencemaran udara yang sudah tidak relevan. Novita menegaskan perlunya penyelarasan perda Jakarta dengan peraturan terbaru, termasuk baku mutu udara, perencanaan spasial, monitoring udara, dan pengaturan emisi. Selain itu, aturan terkait Kawasan Tanpa Rokok, Electronic Road Pricing, dan Low Emission Zone juga perlu dimasukkan dalam pembaruan tersebut. Semua ini bertujuan untuk melindungi warga Jakarta dari dampak buruk polusi udara untuk masa depan yang lebih baik.
Perda Jakarta: Perlu Revisi karena Pencemaran Udara
Read Also
Recommendation for You

Di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, permintaan pengalihan penahanan Yaqut…

Fahrudin Berharap Indonesia Bebas dari Tindakan Kriminal di HUT ke-81 RI Pada momentum perayaan Hari…

Prabowo Subianto Pimpin Ziarah dan Renungan di TMP Kalibata Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin Ziarah…

Resmi Ditangkap! Pada 30 September 2021, terjadi pergantian susunan pengurus RW 011 Kapuk Muara berdasarkan…








