Jane Goodall adalah seorang primatolog dan antropolog asal Inggris yang terkenal karena penelitiannya tentang kehidupan simpanse liar di Taman Nasional Gombe Stream di Tanzania selama lebih dari enam dekade. Pada tahun 1957, sebagai seorang perempuan muda berusia 23 tahun yang bekerja di pertanian seorang teman di Kenya, Goodall bercita-cita melihat simpanse secara langsung setelah dihubungi oleh paleoantropolog, Louis Leakey. Goodall memulai penelitiannya di Gombe Stream pada 1960 dan sejak itu menyaksikan banyak perilaku menarik dari simpanse, termasuk penggunaan alat dan sistem komunikasi yang kaya.
Selama bertahun-tahun, peneliti lain, termasuk Jill Pruetz dari Texas State University, juga menemukan bahwa simpanse bisa jauh lebih kreatif dalam membuat alat daripada yang diketahui sebelumnya. Goodall mendirikan Jane Goodall Institute pada 1977, yang masih aktif dalam mendanai penelitian ilmiah dan konservasi. Warisan penelitian Goodall telah menyadarkan banyak orang tentang kemiripan dan perbedaan antara manusia dan kera. Penemuan terbaru juga menunjukkan bahwa simpanse dewasa mampu mengajarkan anak-anak mereka cara menggunakan alat, menunjukkan kompleksitas yang lebih dalam dalam perilaku simpanse.
Meskipun awalnya kontroversial, pendapat Goodall tentang empati, moralitas, dan tingkah laku simpanse telah diterima oleh banyak ilmuwan. Frans de Wall menemukan bahwa simpanse juga mampu menunjukkan perilaku sosial dan emosional yang menyerupai moralitas, meskipun masih diperdebatkan. Goodall juga dikenal karena empati dan koneksi yang mendalam dengan hewan dan manusia, serta penekanannya pada melindungi alam dan kehidupan liar. Pengamatan dan penelitiannya telah meruntuhkan keyakinan lama tentang kera dan membantu membangun fondasi penting dalam studi etologi modern.
