Peserta pelatihan akan mendalami manajemen penyediaan makanan bergizi di institusi militer dengan standar internasional melalui program ini, mulai dari perencanaan menu, pengelolaan dapur, keamanan pangan, hingga distribusi makanan. Materi pelatihan mencakup food preparation, food safety, food nutrition, dan food technology, serta kunjungan ke fasilitas pengolahan makanan militer dan komersial di Singapura. Program ini terbagi menjadi dua tingkat, yaitu Masterclass untuk Perwira Menengah (Pamen) dan Qualification Training untuk Perwira Pertama dan Bintara. Selain itu, peserta akan melakukan kunjungan industri ke SATS Catering Centre dan SATS Innovation Hub untuk mempelajari teknologi dan inovasi terbaru dalam penyajian makanan bergizi. Kadispenad menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD untuk mendukung kesejahteraan prajurit dan keluarganya melalui penyediaan makanan bergizi, sekaligus mendukung pemerintah dalam membangun generasi Indonesia yang sehat dan produktif.
Strategi Sukses TNI AD: Pelajari Manajemen Makanan Militer Singapura
Read Also
Recommendation for You

Yon TP perlu menjadi bagian dari desain pertahanan nasional yang saling terhubung dengan satuan dan fungsi lainnya.

Polda Metro Jaya menempatkan pemulihan korban sebagai bagian dari penanganan dugaan penganiayaan terhadap anak buah…

Dudung menilai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) memiliki tanggung jawab penting untuk mengawal sekaligus menyelesaikan persoalan…

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko menilai pengelolaan Indonesia tidak dapat sepenuhnya…

Rotasi besar-besaran di tubuh Polri dinilai tidak boleh berhenti sebagai pergantian personel. Komisioner Kompolnas Choirul…







