Polda Metro Jaya telah melakukan kolaborasi dengan berbagai organisasi masyarakat (ormas) untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Jakarta. Menurut Direktur Binmas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Harri Muharram Firmansyah, tujuan dari keterlibatan ormas ini adalah untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga Kamtibmas di Jakarta.
Harri menekankan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh warga Jakarta. Melalui keterlibatan ormas, diharapkan masyarakat dapat lebih memperhatikan hal-hal kecil di sekitar mereka, seperti ikut siskamling atau memastikan keamanan sebelum meninggalkan rumah. Hal ini akan membantu mencegah kebakaran atau tindak kejahatan.
Selain itu, Harri juga menegaskan bahwa tujuan utama dari pelibatan ormas adalah untuk membangun kesadaran dalam masyarakat, bukan untuk menimbulkan rasa takut. Upaya ini diharapkan dapat membuat masyarakat menjadi polisi bagi diri sendiri dan keluarganya, serta saling mengingatkan dan peduli satu sama lain.
Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahkan telah meminta maaf atas insiden tewasnya pengemudi ojek online di Jakarta Pusat, yang diduga dipicu oleh kelalaian kendaraan taktis Brimob. Kejadian ini mengakibatkan adanya reaksi massa yang mengepung Mako Brimob Polda Metro Jaya. Melalui kolaborasi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan Jakarta dapat tetap aman dan tertib.












