Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan kabar terbaru soal terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta. Usai menjenguk korban yang masih dirawat di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih, ia menyebut kondisi terduga pelaku kini mulai membaik. Perkembangan itu menjadi salah satu fokus penyidik, mengingat proses pemeriksaan belum bisa berjalan maksimal sebelum kondisi kesehatannya benar-benar memungkinkan.
Baru Satu Terduga Pelaku yang Teridentifikasi
Hingga saat ini, kepolisian baru mengidentifikasi satu orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Meski begitu, Listyo menegaskan penyelidikan belum berhenti di situ. Aparat masih menelusuri apakah ada pihak lain yang ikut terlibat dalam ledakan yang terjadi di lingkungan SMAN 72 Jakarta itu.
Menurut Listyo, tim penyidik sedang bekerja untuk memastikan secara resmi berapa orang yang terlibat. Penelusuran dilakukan secara hati-hati agar tidak ada kesimpulan tergesa-gesa sebelum seluruh rangkaian fakta terang.
Asal Pengaruh dan Motif Masih Didalami
Selain jumlah pelaku, polisi juga mendalami kemungkinan adanya pengaruh dari organisasi tertentu atau konten yang memengaruhi terduga pelaku. Aspek ini ikut menjadi perhatian karena dapat membuka gambaran lebih jelas soal latar belakang kejadian.
Listyo menyebut terduga pelaku merupakan seorang siswa di SMAN 72 Jakarta. Dari titik itu, penyidik menelusuri berbagai kemungkinan yang berkaitan dengan motif maupun faktor lain yang mendorong peristiwa tersebut. Semua masih dalam tahap pendalaman, termasuk hubungan antara terduga pelaku dengan lingkungan sekitar dan sumber pengaruh yang mungkin berperan.
Penyidikan Masih Berjalan
Penjelasan Kapolri menunjukkan bahwa kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta belum berhenti pada identifikasi awal semata. Polisi masih menyisir kronologi, motif, dan kemungkinan keterlibatan pihak lain untuk menyusun gambaran utuh peristiwa tersebut. Di saat yang sama, kondisi terduga pelaku yang mulai membaik memberi ruang bagi pemeriksaan lanjutan yang lebih rinci.
Source link












