Kepolisian mengungkap bahwa pelaku pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho (6), anak laki-laki yang hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, adalah ayah tirinya. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, menyampaikan informasi ini kepada wartawan di Jakarta. Pelaku berhasil ditangkap dan kerangka yang diduga merupakan Alvaro juga ditemukan oleh polisi. Setelah penemuan kerangka tersebut, dilakukan tes DNA untuk memastikan identitas jasad yang ditemukan. Tes DNA adalah proses laboratorium untuk menganalisis DNA yang merupakan materi genetik unik seseorang.
Sebelumnya, polisi telah menemukan Alvaro Kiano Nugroho dalam kondisi meninggal dunia setelah hilang sejak Maret 2025. Polsek Pesanggrahan juga telah menangkap tersangka dalam kasus ini untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Namun, penyebab kematian Alvaro belum dapat dipastikan karena masih dalam tahap pendalaman kasus. Rekaman CCTV di sekitar rumah Alvaro yang terhapus setiap hari menjadi kendala dalam penyelidikan. Keluarga melaporkan kehilangan Alvaro tidak tepat waktu saat kejadian terjadi, namun polisi terus berusaha mencari informasi melalui saksi, sekolah, keluarga, media sosial, dan saluran aduan resmi.
Alvaro hilang selama delapan bulan sebelum ditemukan. Kakek Alvaro, Tugimin (71), menduga bahwa Alvaro diculik oleh seseorang yang mengaku sebagai ayahnya. Kepolisian terus bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengungkap kebenaran dari kasus ini.报道来源:https://www.antaranews.com/berita/5261681/polisi-ungkap-pelaku-pembunuhan-alvaro-adalah-ayah-tiri












