Kasus jambret yang menyasar jemaat gereja di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, mulai menemukan titik terang. Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading telah mengidentifikasi dua pelaku yang terekam merampas telepon genggam dan tas milik korban dalam aksi yang berlangsung cepat dan brutal. Polisi kini memperkuat pembuktian sambil menelusuri jejak kedua pelaku dari rekaman CCTV dan keterangan para saksi.
Identitas Pelaku Mulai Terkuak dari CCTV
Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading, AKP Kiki Tanlim, mengatakan pihaknya sudah mengantongi ciri-ciri pelaku setelah memeriksa rekaman kamera pengawas di lokasi kejadian. Meski penyelidikan masih berjalan, Kiki menyebut tim penyidik sudah memiliki arah yang jelas untuk mengembangkan kasus ini.
“Tim sudah mengidentifikasi ciri-ciri pelaku melalui rekaman CCTV dan sedang mengumpulkan alat bukti serta keterangan saksi,” ujar Kiki.
Aksi Cepat di Depan Gerbang Selatan Gading Kirana
Peristiwa itu terjadi di depan Gerbang Selatan Gading Kirana, Jakarta Utara. Dalam laporan polisi, korban yang disebut RAF kehilangan tas berisi dokumen penting serta sebuah iPhone 16. Dua saksi yang merupakan petugas keamanan setempat langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.
Berdasarkan keterangan yang diterima polisi, korban saat itu hendak menuju gereja dan memarkir kendaraan di Ruko Kirana. Ketika bersiap naik ke mobil jemputan, dua pelaku datang dengan sepeda motor dan langsung menyambar barang milik korban. Korban sempat berusaha mempertahankan tasnya, namun tak kuasa menahan tarikan pelaku hingga terjatuh.
Korban Terseret Saat Berusaha Mempertahankan Barang
Rekaman CCTV juga menunjukkan korban sempat terseret beberapa meter karena masih berupaya menyelamatkan telepon genggamnya. Aksi itu memperlihatkan bagaimana pelaku bekerja cepat dan tanpa memberi kesempatan korban untuk bereaksi. Polisi menyebut bukti visual tersebut menjadi salah satu kunci utama dalam mengurai identitas para pelaku.
Sampai saat ini, penyidik masih menuntaskan pengumpulan alat bukti dan memeriksa saksi-saksi untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian. Meski prosesnya belum selesai, polisi menegaskan penanganan kasus ini sudah mengarah pada langkah lanjutan untuk memburu kedua pelaku.
Source link












