Banjir akibat hujan yang terus mengguyur Jakarta sejak Kamis (29/1) masih menjadi masalah yang belum terselesaikan hingga Jumat (30/1) pagi. BPBD Jakarta Timur mencatat bahwa sejumlah daerah di Jakarta, terutama di sepanjang Kali Ciliwung, menjadi yang paling parah terdampak banjir. Luapan Kali Ciliwung yang disebabkan oleh hujan lokal menyebabkan banjir di 38 RT di wilayah Jakarta Timur, dengan ketinggian air mencapai tiga meter. Kepala Satuan Tugas Koordinator Wilayah BPBD Jakarta Timur, Ali Kojim, mengungkapkan bahwa banjir merendam 38 RT di dua kecamatan, dengan tinggi air mencapai tiga meter lebih. Hingga pagi hari, banjir meluas di dua kecamatan, lima kelurahan, dan 13 RW, mengakibatkan 581 KK atau sekitar 1.830 jiwa terdampak. Daerah yang paling parah terdampak banjir adalah Kecamatan Kramat Jati, khususnya Kelurahan Cililitan, Cawang, dan Balekambang. Di tengah kondisi banjir yang meluas, warga harus menghadapi genangan air setinggi 200 sentimeter hingga 350 sentimeter di beberapa lokasi seperti Kelurahan Cililitan, Cawang, dan Balekambang. Situasi ini semakin memperburuk keadaan warga yang harus bertahan di tengah banjir yang menggenangi ruas jalan utama dan pemukiman warga.
Banjir Terparah di Jakarta: Tinggi Air 2-3,5 Meter
Read Also
Recommendation for You

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menggelar “Festival Pecinan di TMII” untuk merayakan Hari Raya Imlek…

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Jhonny Edison Isir, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam…

Pertunjukan atraksi barongsai yang sebelumnya telah sukses memukau penonton di Guangxi, China, dan Sydney, Australia…

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Daryono, telah mengundurkan diri…

Pertama-tama, langkah awal yang perlu dilakukan adalah mengunduh aplikasi Rekosistem. Anda bisa memasang aplikasi ini…







