Tanggung jawab keselamatan dalam industri pariwisata tidak hanya ada di tangan lembaga dan operator layanan wisata, tetapi juga melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk para pengunjung. Mahasiswa pariwisata dianggap sebagai agen perubahan budaya yang penting, karena mereka akan menjadi pemangku kebijakan di masa depan. Jumaril dari Basarnas menekankan pentingnya menanamkan budaya keselamatan sejak dini dan memengaruhi lingkungan sekitarnya. Di sisi lain, Tantowi Yahya dari UID Foundation menyoroti pentingnya kepemimpinan yang kuat dari Kementerian Pariwisata untuk menggerakkan ekosistem pariwisata secara sinergis. Kementerian Pariwisata diharapkan dapat menjadi penggerak yang mampu menjaga dan memperkuat ekosistem pariwisata secara keseluruhan. Dengan demikian, kolaborasi antara budaya keselamatan di tingkat masyarakat dan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat akan menciptakan iklim pariwisata yang sehat dan berkelanjutan.
Pentingnya Keselamatan Wisata untuk Daya Saing Pariwisata
Read Also
Recommendation for You

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana untuk melaksanakan Salat Idulfitri di Masjid Istiqlal dan juga…

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan bahwa perang di Timur Tengah…

Dari hasil konstruksi perkara, Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkap bahwa…

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa beberapa negara telah mengambil langkah-langkah penghematan untuk menghadapi eskalasi konflik…

Polsek Pancoran Mas berhasil menangkap tersangka dukun palsu dengan inisial LE di wilayah Mampang, Depok….







