Berita  

Perlunya APBN sebagai Pelindung Kesejahteraan Rakyat

Dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks dan tidak menentu, Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menekankan pentingnya penguatan strategi fiskal, energi, dan perlindungan sosial. Ibas menjelaskan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi tiga lapisan dinamika besar, yaitu geopolitik, geoekonomi, dan geostrategi, yang secara langsung berdampak pada stabilitas ekonomi global, perdagangan energi dan pangan, serta kebijakan moneter dan fiskal nasional.

Dalam sebuah Diskusi Kebangsaan bertema “Indonesia di Tengah Gejolak Global: Strategi Fiskal, Energi, dan Perlindungan Rakyat”, Ibas menyampaikan bahwa Indonesia tidak dapat berdiri sendiri dalam sistem global yang dinamis. Segala hal yang terjadi di dunia saat ini, langsung memengaruhi kehidupan rakyat Indonesia mulai dari harga energi, pangan, hingga daya beli masyarakat.

Ibas juga menyoroti ketegangan global yang telah memicu disrupsi rantai pasok, kenaikan harga energi dan pangan, serta perubahan dalam pola perdagangan dunia. Dampak dari kondisi tersebut terlihat pada tekanan nilai tukar, arus modal, serta meningkatnya beban subsidi energi dan kebutuhan perlindungan sosial. Dari aspek fiskal, Ibas menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara perlindungan rakyat dan kesehatan APBN. Ia menyatakan bahwa APBN harus tetap menjadi shock absorber yang melindungi rakyat dari tekanan global sambil menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Selain itu, Ibas juga menekankan bahwa pemerintah telah mengambil langkah-langkah strategis dengan menjaga harga energi agar tidak memberatkan masyarakat dan memberlakukan berbagai paket kebijakan ekonomi yang pro rakyat. Dengan demikian, upaya penguatan strategi fiskal, energi, dan perlindungan sosial menjadi krusial dalam menghadapi dinamika global saat ini.

Source link